Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu Gelar Bimtek Literasi Informasi di Era Digital

Bengkulu, DPK – 30 Juni 2025 Dalam upaya meningkatkan kualitas pustakawan, guru, tenaga perpustakaan, dan pegiat literasi di Provinsi Bengkulu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu melalui Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi. Kegiatan ini mengusung tema “Pentingnya Literasi Informasi dalam Era Digitalisasi”.

Bimtek ini bertujuan memberikan pembekalan dan bimbingan kepada para pustakawan, guru, dan pegiat literasi terkait pentingnya literasi informasi, yakni kemampuan mengenali kebutuhan informasi, menelusuri, mengevaluasi, hingga memanfaatkan sumber informasi yang relevan secara efektif dan bertanggung jawab di tengah arus digital yang semakin pesat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Dr. H. Meri Sasdi, M.Pd, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap Bimtek ini dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pustakawan dan penggiat literasi di Bengkulu.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat peran pustakawan dan tenaga literasi dalam menghadapi tantangan era digital. Harapan kami, ilmu yang diperoleh dapat langsung diimplementasikan di lapangan untuk memperkaya layanan literasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini melaksanakan program dan arahan Gubernur dalam rangka peningkatan Indeks literasi masyarakat Bengkulu.

Supaya kita tahu pentingnya literasi masyarakat, untuk mengasah kemampuan individu dalam memahami, mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif untuk pengembangan diri dan kemajuan sosial. Literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi digital, literasi informasi, literasi finansial, dan literasi budaya yang sangat dibutuhkan di era modern.

Pentingnya literasi masyarakat tidak hanya sebatas pada peningkatan kemampuan membaca dan menulis, melainkan menjadi pondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, sejahtera, dan berdaya saing tinggi. Investasi pada peningkatan literasi adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa.

Bimtek ini juga menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten. Salah satunya, Anugerah Wahyu, S.H, Direktur Eksekutif Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD) dan Pemimpin Redaksi Economicnewsasia, yang membawakan materi tentang strategi membangun literasi perpustakaan melalui konten visual yang menarik di era digital. Selain itu, hadir pula Kepala Perpustakaan UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu, Dr. Syahril, M.Ag, serta Pustakawan Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, Eko Pranoto, S.Sos, yang turut memperkaya wawasan peserta mengenai pengelolaan dan pengembangan perpustakaan di masa kini.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus mendorong literasi informasi digital dan membudayakan kegemaran membaca di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda di Provinsi Bengkulu.

Penulis: Tim

Editor: Wulan

Bagikan Artikel Ini